Sabtu, 22 Maret 2025

Dikdasmen dan PNF PDM Asahan Gelar Pengajian Ramadhan di Empat Unit Sekolah

    Poto utama
 


Asahan –menjelang libur Ramadhan menyambut Idul Fitri 1446 H Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Non-Formal PDM Asahan  Gelar Pengajian Guru Muhammadiyah baik SMP, SMA dan SMK yang dihadiri sekitar 180 orang lebih pendidik dan tenaga kependidikan Amal Usaha pendidikan sekolah Muhammadiyah Asahan. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Taqwa Pimpinan Cabang Kisaran Timur – Asahan, Jumat, 21 Maret 2025 .

 Sementara pengajian ini, adalah pengajian rutin tiap tahunya guru guru Muhammadiyah baik SMP, SMA, SMK yang dilaksanakan Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Non-Formal PDM Asahan  tepatnya dibulan Ramadhan 1446 H. Adapun pengajian ini bertujuan menambah ilmu dan memperkuat silaturrahim antar sesama guru bersama Majelis Dikdasmen dan Tata Usaha . Tampak Hadir dalam pengajian ini Korbid bidang Majelis Dikdasmen dan PNF Mukhtar, S.Pd pengisi ceramah pengajian selanjutnya, Ketua  Dikdasmen dan PNF Prianda Pebri, M.Pd dan segenap unsur pengurus  Dikdasmen dan PNF Kepala Sekolah SMP, SMA, SMK dan guru guru, stockholder TU amal usaha pendidikan perguruan muhammadiyah.

 Dalam sambutannya ketua Dikdasmen dan PNF Muhammadiyah Asahan Prianda Pebri, M.Pd mengucapkan terimaksih atas kehadiran Bapak Ibu guru, KTU amal usaha pendidikan Muhammadiyah Asahan yang hadir dalam pengajian ini. katanya “ dibulan Ramadhan ini mari kita perbanyak bersyukur, siapapun itu sebagai umat manusia dibulan inilah kita perbanyak bersyukur.”

 Dengan demikian, siapapun pemimpin diamal usaha Muhammadiyah baik Guru Kepala Sekolah Pimpinan Dikdasmen sebagai orang beriman wajib menunaiikan ibadah puasa sebab ibadah puasa ada dirukun islam yang ke empat. “ Sebagai Umat Muslim Jika Tidak Melaksanakan Ibadah Puasa Maka Celakalah Hidup Kita dikarenakan disitulah outputnya manajemen puasa.” Agar kita menjadi orang yang bertaqwa. Pungkasnya ketua Majelis dikdasmen dan PNF Pimpinan Muhammadiyah Asahan. Pungkasnya 2 hari yang lalu.

 Selanjutnya penceramah tausiah pengajian guru guru yang diisi oleh Ustadz Mukhtar, S,Pd Korbid Bidang Dikdasmen dan PNF dalam tausiahnya mengatakan adanya pengajian ini untuk menabah wawasan dalam peserikatan  tentunya“ Bulan Ramadhan memiliki sistem yang tujuannya membentuk satu kesatuan antara komponen dengan komponen lain jika komponen tersbut tdk berhubungan maka akan merusak sisitem itulah puasa “. Jadi darimana! Dari mulai kita menyambutnya. Hadist mengatakan gembira menyambut ramadhan maka hadist itu menjauhkan dari kita api neraka jadi, mulai situlah masuknya ramadhan jadi, rangka yang rangkainnya tidak boleh terputus.

Dalam pidatonya Mukhtar, S.Pd mengatakan melaksanakan puasa malamnya tidak melakukan rangkain ibadah maka puasanya tidak sempurna seperti yang dikatakan Nabi orang yang berpuasa tidaklebih hanya mendapatkan haus dan lapr sja karena tidak memahami system ramadhan itu.

Maka dari itu, yang memeriahkan dan menyambut hari kegembiraan dengan takbir dan diakhir ramadhan, orang yang penih dan sempurna ibadahnya karena puasa 30 hari dan tidak putus aktivitas ibadahnya orang itu akan mendapatkan malam lailatul qadar dengan janji Allah sama hal nya beribadah  semalam lebih baik dari seribu bulan sebab  malam lailatul qdar adalah merupakan suatu bentuk  yang tak bisa diceritakan dengan siapapun jika kita mendapatkannya salah satunya adalah menyempurnakan ibadah, rajin seekah, siang membaca al quran dan rutin ibadah lainnya dan juga harus berbuka puasa dengan sunnah jika tidak dijalani sesuai sunnah maka pyus sisitem tidak berfungsi

Maka dari itu  salah satu munculnya lailatul qadar iyu dimalam ganjil di sepuluh malam terakhir bulan Ramadan. "Salah satu tanda yang paling dikenal adalah jatuhnya pada salah satu malam ganjil di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan, yakni malam ke-21, ke-23, ke-25, ke-27, dan ke-29," jelas Korbid Dikdasmen.

Sementara, Perempuan haid yang tetap ingin mendapatkan berkah di malam Lailatul Qadar bisa melakukan beberapa amalan seperti membaca alquran berzikir kepada Allah SWT dan berzikir kepada Rasullulah SAW. Dengan demikian, perempuan haid tetap bisa membaca al quran meskipun manstruasi dikarenakan yang tidakbs adalah memegang al quran tersbut, ucapnya. Jadi meskipun haid tetap menghidupkan malam Lailatul Qadar dan ikut meraih keberkahan yang melimpah.

Dalam tausiahnya keutamaan makna sahur yang perlu Mengandung Keberkahan: Sahur merupakan waktu yang penuh berkah, di mana Allah SWT dan malaikat-Nya bershalawat kepada orang yang bersahur. Mendekatkan Waktu Ibadah: Sahur yang dilakukan sebelum waktu subuh memungkinkan umat muslim untuk melaksanakan shalat subuh lebih awal dan berjamaah. Selain itu Allah akan mengampuni dan mengabulkan permintaan apa yang kita minta disaat sahur.pungkasnya

Bulan suci Ramadhan adalah bulan yang penuh keberkahan, ampunan dan rakhmat serta kasih sayang dari Allah SWT.  Diwajibkan kepada seluruh orang Islam yang beriman untuk melaksanakan ibadah puasa pada bulan Ramadhan dengan tujuan agar menjadi orang-orang yang bertakwa, seperti dinyatakan pada QS Al-Baqarah 183 yang artinya “Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa” (MPI Asahan )

 

 


Share:

Related Posts:

0 Commentar:

Posting Komentar

Dilarang Komentar berbaur Ponografi

SELAMAT DATANG DI BLOG MPI MUHAMMADIYAH ASAHAN >>>>> VISI : SEBAGAI GERAKAN ISLAM YANG BERPEDOMAN PADA ALQURAN DAN AS-SUNNAH. DENGAN WATAK TAJDID YANG DIMILIKINYA SENANTIASA ISTIQAMAH DAN AKTIF DALAM MELAKSANAKAN DAKWAH ISLAM AMAR MA’RUF NAHI MUNGKAR DI SEGALA BIDANG. <<<<< >>>>> MISI: MAKSUD DAN TUJUAN MUHAMMADIYAH IALAH MENEGAKKAN DAN MENJUNJUNG TINGGI AGAMA ISLAM SEHINGGA TERWUJUD MASYARAKAT ISLAM YANG SEBENAR-BENARNYA. <<<<< * dsign by ADE KURNIAWAN *

Postingan Populer